Transformasi Digital : Mengatasi Era Disruptif

Transformasi Digital : Mengatasi Era Disruptif

Perubahan merupakan suatu keniscayaan, dalam bisnis setiap perusahaan harus mengungguli pesaing dan mengimbangi perubahan dalam skala ekonomi, inovasi, dan model bisnis terbaru. Saat ini ekonomi global telah memasuki era perkembangan digital yang sangat tinggi, perusahaan pun berada pada titik puncak kebutuhan transformasi digital. Transformasi digital tidak hanya menciptakan efisiensi yang terjadi pada satu fungi saja. Hal tersebut mendisrupsi seluruh pengoperasian bisnis yang dari proses back-office, front-office, hingga interaksi dengan konsumen secara langsung.

 

Lalu apa yang mendorong transformasi digital sebagai strategi baru dalam perusahaan? bagaimana pengaruhnya terhadap manusia, proses, teknologi dan masa depan bisnis? Terdapat empat prinsip yang menjadikan transformasi digital menjadi kekuatan yang diperlukan setiap bisnis.

1. Transformasi Digital Menciptakan Nilai (Value)

Alat dan proses digital menciptakan fondasi baru agar bisnis dapat beroperasi. Menghubungkan perusahaan dengan pelanggan, interaksi antara internal bisnis satu sama lain, dan karyawan dengan peluang baru untuk memenuhi tujuan karir mereka. Jaringan pendukung digital sedang banyak dibangun ataupun kembali dibangun guna meningkatkan efisiensi dan menciptakan nilai bagi setiap bisnis. Menurut State of Digital Transformation Report dari Altimeter Group, 41% perusahaan yang mengubah customer experience secara digital mampu meningkatkan pangsa pasar, 31% melihat adanya peningkatan keterlibatan pelanggan pada saluran digital, 37%  memiliki moral karyawan yang lebih positif, 32% memiliki website yang lebih baik dan keterlibatan seluler (mobile), dan 30% mengalami peningkatan pendapatan. Dikarenakan transformasi digital menyentuh begitu banyak bidang bisnis, manfaat-manfaat lainnya mulai terus berkembang seperti sebuah bola salju yang terguling dan menjadi semakin besar ketika seluruh organisasi mulai bergabung.

 

2. Konsumen Menyukainya

Transformasi digital mempengaruhi pengalaman pelanggan (customer experience) secara besar-besaran. Konsumen yang terus menuntut dapat dengan mudah mengakses produk dan jasa melalui data online, melihat bagaimana orang lain memuji anda di media sosial, mengidentifikasi solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis mereka, dan membeli serta melayani produk dengan mudah dan harga yang terjangkau. Meningkatkan pengalaman pelanggan adalah salah satu dari tiga pendorong utama dalam transformasi digital untuk bisnis dewasa (seiring dengan meningkatnya kecepatan inovasi dan peningkatan waktu kepada pasar), dibandingkan dengan bisnis yang kurang matang yang hanya berfokus pada pengurangan biaya dan meningkatkan profitabilitas. Ini semua mengenai bagaimana pengalaman pelanggan dan transformasi digital memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi pelanggan.

 

Perusahaan dapat menggunakan beberapa alat dan teknik digital untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Big data dan analitiknya membuat lebih mudah untuk memahami bagaimana perilaku konsumen dan bagaimana target solusi yang sesuai untuk pemasaran dan penjualan digital, perusahaan harus menyadari bagaimana konsumen merespon konten yang  dipersonalisasi dan layanan pelanggan yang didukung media sosial. Transformasi digital merevolusi cara pelanggan untuk berinteraksi dengan bisnis dan membuat mereka kembali mendapatkan pengalaman menyenangkan dalam interaksi dengan perusahaan.

 

3. Menggapai Batas Inovasi Teknologi

Generasi baru teknologi memiliki pengaruh luar biasa pada bagaimana perusahaan mengadopsi transformasi digital, dan mempersiapkan anggaran finansial. Anggaran untuk teknologi terkait transformasi digital di perusahaan rata-rata bertumbuh menjadi 28% pada 2018, naik 18% dari sebelumnya. Jenis-jenis teknologi yang terlibat tidak hanya menarik dikarenakan dapat melakukan sesuatu, namun juga diarahkan untuk memberikan manfaat nyata. Salah satu prediksi Gartner untuk 2018 misalnya, perusahaan yang berinvestasi dalam proses operasional berbasis internet of Things (IoT) dan kesadaran situasional berbasis kognitif akan melihat peningkatan 30% dalam waktu bersiklus. Dengan IoT, semuanya dapat terhubung mulai dari perangkat konsumen hingga jaringan data yang mengevaluasi data dinamis dari sisi konsumen untuk memberikan analisis dan layanan terbaik secara real-time.

 

4. Transformasi Digital pada Akhirnya Didorong oleh Manusia

Tenaga kerja yang terlatih dengan baik pada akhirnya akan bertanggung jawab untuk membuat transformasi digital berjalan. Karyawan di seluruh divisi dan bidang bisnis yang berbeda harus “diaktifkan secara digital” untuk mengubah setiap proses bisnis dan menuai manfaatnya. Menurut sebuah studi Gartner, bakat teknologi saat ini merupakan tantangan terbesar untuk transformasi digital, dan keterampilan lama yang ada tidak cukup untuk bekerja dengan data real-time dari sensor IoT, media sosial, dan komputasi mobile. Bidang utama lainnya yang sangat penting untuk transformasi digital adalah DevOps dan Cloud, yang memungkinkan perusahaan untuk merobohkan tembok hambatan dalam skala pengembangan bisnis dan operasi, yang memungkinkan siklus pengembangan yang lebih pendek dengan scalling yang lebih mudah dan cepat.

 

Disrupsi yang terjadi dalam bisnis adalah hal yang baik, selama anda siap menghadapinya. Transformasi digital adalah syarat terjadinya disrupsi bisnis, menjadi sangat penting bagi perusahaan untuk mempersiapkan teknologi, proses dan keterampilan kerja yang akan membuat perusahaan anda tetap kompetitif di era digital. Solvera.ID hadir sebagai partner dalam menghadapi perkembangan digital saat ini, membantu perusahaan-perusahaan untuk menghadapi transformasi digital yang guna mendukung kemajuan bisnis. Solvera.ID sebagai Technology Specialist menjadi partner Anda melakukan transformasi digital, kami memiliki tim yang berpengalaman dalam penerapan Big Data, Cloud Computing, DevOps dan serta Managed Service sesuai kebutuhan transformasi digital perusahaan Anda.

 

Source : https://www.simplilearn.com/digital-transformation-disruptive-force-article


Facebook
Twitter
LinkedIn

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
WhatsApp chat